Pages Menu
Categories Menu




Posted by on Feb 22, 2016 in Networking, Tutorial | 0 comments

Memulai SDN dengan Mininet dan Opendaylight

Memulai SDN dengan Mininet dan Opendaylight

 

What is Software-Defined Networking?

Kebanyakan orang memiliki definisi yang berbeda terhadap SDN, dikarenakan SDN merupakan teknologi terbaru di jaringan yang baru diperkenalkan. Secara umum, SDN berarti jaringan yang dikendalikan oleh aplikasi software dan SDN Controller agak lebih baik dibandingkan dengan manajemen jaringan tradisional berbasis konsol dan perintah yang membutuhkan lebih banyak pengeluaran administrati dan dapat menyebabkan network administrator merasa bosan untuk mengatur jaringan dengan skala yang besar. Berikut ilustrasi arsitektur untuk membantu dalam memahami teknologi SDN.

SDN arch

Teknologi SDN memisahkan antara Data Plane dan Control Plane. Dengan control plane yang terpisah, administrator dapat memodifikasi protokol sepanjang perangkat jaringan. Controller saat ini yang paling banyak digunakan adalah OpenDaylight. Data plane merepresentasikan perangkat penerus trafik dalam arsitektur SDN. Karena controller memerlukan komunikasi dengan infrastruktur jaringan, diperlukan protokol untuk mengendalikan dan mengatur antarmuka antar berbagai macam perangkat jaringan. Protokol yang paling banyak digunakan adalah OpenFlow.

 

Mininet

 Mininet merupakan emulator jaringan yang dapat membuat virtual host, switch, controller dan link. Host mininet berjalan pada standar perangkat lunak jaringan Linux, dan switchnya yang mendukung protokol OpenFlow untuk modifikasi routing secara fleksibel dan Software-defined Networking. Mininet dapat digunakan untuk mendukung kegiatan riset, pembangunan, pembelajaran, purwarupa, pengujian dan tugas apapun lainnya yang bisa memberikan manfaat penuh untuk keperluan eksperimental jaringan pada laptop ataupun PC.

 

Perancangan

  1. Instalasi Emulator Mininet

Pada pengujian kali ini, penulis menggunakan Ubuntu 14 Server yang dijalankan pada virtual machine dengan software Vmware Workstation. Untuk distro ubuntu bisa langsung diinstal dengan perintah:

              apt-get install mininet

Setelah selesai, dicoba terlebih dahulu dengan perintah mn. Pastikan sudah masuk ke dalam mode sudo su.

mininet test 1

Pada mininet mendukung 3 jenis topologi yaitu single, Linear dan Tree. Pada percobaan ini topologi yang digunakan adalah linear.

mininet test 2

 

 2.  Menghubungkan dengan Controller Opendaylight

Kebutuhan untuk menghubungkan ke Controller

  • Penggunaan controller digunakan pada OS yang terpisah dengan mininet. Jadi sediakan 2 virtual machine
  • Pada percobaan ini, IP controller yang digunakan adalah 10.100.203.8
  • Pastikan openjdk versi terbaru sudah terinstal di server. Untuk memeriksanya ketik perintah java –version. Jika belum, lakukan instalasi manual dengan perintah apt-get install openjdk-7-jdk
  • Download pre-built Opendaylight dengan mengetik wget https://nexus.opendaylight.org/content/groups/public/org/opendaylight/integration/distribution-karaf/0.3.3-Lithium-SR3/distribution-karaf-0.3.3-Lithium-SR3.zip
  • Kompresi dengan menggunakan perintah unzip distribution-karaf-0.3.3-Lithium-SR3.zip
  • Masuk ke direktori / distribution-karaf-0.3.3-Lithium-SR3/bin
  • Eksekusi karaf dengan perintah ./karaf, tunggu beberapa menit

odl 

 

  • Lakukan instalasi feature untuk menampilkan topologi mininet di web, dengan perintah feature:install odl-dlux-core odl-dlux-node odl-dlux-yangui odl-restconf odl-l2switch-switch odl-mdsal-apidocs odl-mdsal-clustering odl-netconf-connector-all odl-l2switch-all
  • Setelah instalasi fitur selesai, kembali ke mininet . Ketik perintah mn –controller=remote,ip=10.100.203.8 –topo=linear,3 –switch ovsk,protocols=OpenFlow13. Untuk IP gunakan IP pada virtual machine yang menjalankan Opendaylight. untuk mengecek IP-nya bisa menggunakan perintah ifconfig lihat pada eth0
  • Tes ping terlebih dahulu ke semua node dengan perintah pingall

 mininet odl

  • Untuk mengakses opendaylight, langsung akses dibrowser (ip controller):8181/index.html, akan muncul form login dengan username/password admin/admin
  • Setelah login maka akan tampil topologi berikut, mengindikasikan mininet sudah terhubung ke controller.

SDN-ODL

Jika dalam  percobaan terdapat notasi error sebagai berikut Unable to contact the remote controller at 10.100.203.8:6633, sehingga menghasilkan tes ping yang gagal.

error
Mengindikasikan controller yang belum diaktifkan atau feature l2switch yang belum terinstall. Untuk menyelesaikan masalah tersebut
• pastikan controller sudah aktif dengan mengeksekusi ./karaf pada direktori bin kemudian tunggu beberapa menit untuk mengaktifkan seluruh fungsi pada opendaylight.
• pastikan semua fitur diatas telah selesai diinstal

Syukron Rushadi

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *